





Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Kalurahan Selomartani tahun 2026, beberapa agenda kegiatan telah disusun oleh Panitia Peringatan Hari Jadi ke-80 Kalurahan Selomartani. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari yaitu Sabtu, 18 April 2026 dan Minggu, 19 April 2026 dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat di 20 padukuhan se-Kalurahan Selomartani.
Hari pertama Sabtu, 18 April diisi dengan kegiatan Kirab Gunungan, pembagian doorprize bagi wajib pajak yang telah melunasi PBB tahun 2026 hingga 31 Maret 2026, kenduri Merti Kalurahan, penampilan kelompok Sholawat Jawi Assaidah Padukuhan Salakan, penandatanganan kerjasama CSR dengan beberapa perusahaan yang berlokasi di Kalurahan Selomartani, penyerahan secara simbolis program jamban sehat bagi keluarga miskin, pembacaan doa tahlil dan diakhiri dengan tirakatan. Kirab gunungan diikuti oleh 20 padukuhan dan kelompok Tarung Drajat Selo Aji dengan start di Monumen Plataran dan finish di halaman Kantor Kalurahan Selomartani. Kirab Gunungan dilepas oleh Wakil Bupati Sleman, Bapak Danang Maharsa, S.E. yang secara simbolis memecahkan kendi tanda dimulainya rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Kalurahan Selomartani. Rombongan kirab dipimpin langsung oleh Lurah Selomartani, Bapak Sigit Tri Suhartoyo didampingi oleh Panewu Kalasan, Bapak Samino, S.IP., M.Ec.Dev. dengan menaiki dokar/andong yang kemudian diikuti oleh peserta kirab seluruhnya. Khusus untuk Kirab Gunungan yang diikuti oleh 20 padukuhan akan dipilih 5 tampilan terbaik dan akan mendapatkan hadiah dari panitia. Terpilih sebagai tampilan terbaik adalah Gunungan dari Padukuhan Salakan dengan tema Hewan Naga yang mampu membuat masyarakat berdecak kagum.

Menjelang garis finish di halaman Kantor Kalurahan Selomartani, penonton dihibur dengan penampilan aksi teatrikal sosiodrama dari Padukuhan Kledokan yang menggambarkan proses penggabungan 5 Kalurahan Lama (Pulesari, Ringinsari, Krendosari, Tunjungsari, Tlatarsari) menjadi 1 kalurahan yaitu Kalurahan Selomartani dengan Lurah pertama bernama Suradikun yang kemudian bergelar Selowinoto. Kemudian dilanjutkan dengan adegan agresi militer Belanda pada 24 Februari 1949 yang berperang dengan taruna Militer Akademi dan Tentara Pelajar di sekitar Dusun Plataran.

Pada hari pertama ini juga disampaikan doorprize bagi wajib pajak yang membayar lunas PBB hingga 31 Maret 2026 dengan hadiah berupa sepeda listrik, sepeda MTB, mesin cuci, kulkas, kompor gas, kipas angin dan lain-lain. Upacara pembukaan secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Sleman, Bapak Budi Pramono, S.IP., M.Si. didampingi oleh Asisten Sekda III (Administrasi Umum), Bapak Ir. Dwi Anta Sudibya, M.T., Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sleman, Bapak Abu Bakar, S.Sos., M.Si., Panewu Kalasan dan pimpinan Forkopim Kapanewon Kalasan.
Selanjutnya kegiatan malam hari diisi dengan penampilan Kelompok Sholawat Jawi Assaidah Padukuhan Salakan, pemotongan tumpeng, tahlil dipimpin oleh Bapak KH. Abdul Rosyid (Mantan Kabag Kesra/Kamituwa Kalurahan Selomartani), penyerahan secara simbolis program jamban sehat dan penandatanganan kerjasama CSR dengan beberapa perusahaan yang berlokasi di Kalurahan Selomartani. Perusahaan-perusahaan yang berkenan memberikan bantuan CSR antara lain:
- CV. Sakti Farm Tempel (Daniel Susanto)
- PT. Anugerah Maju Farm Grumbulgede (Basuki Jaka Hadiyana)
- PT. Upoyo Mandiri Sejahtera Timur (Yanto Subiyantoro)
- PT. Peksi Guna Raharja Ngasem (Arum)
Program CSR ini meliputi beberapa kegiatan di antaranya adalah program penanganan stunting (pemberian PMT) dan program ambulan gratis bagi warga Kalurahan Selomartani.