DAPOBUD-OPK: Adat Istiadat
Upacara Adat Suran Ki Ageng Singokerti 2026
Masyarakat Padukuhan Grumbulgede dan Kowang, Kalurahan Selomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, kembali menggelar Upacara Adat Suran Ki Ageng Singokerti pada tanggal 16 Juni 2026. Kegiatan tahunan yang bertepatan dengan momen tahun baru Hijriah 1448 H dan...
Tradisi Nyadran Makam Kauman 2026
Kalurahan Selomartani kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kearifan lokal melalui penyelenggaraan adat tradisi "Nyadran Makam Kauman". Kegiatan yang diinisiasi oleh Panitia Pametri Budaya ini berlangsung khidmat dan meriah selama dua hari, yaitu pada hari Jum'at...
PAKAIAN ADAT
Pakaian adat menjadi sebuah identitas bagi masyarakat. Pakaian adat mencerminkan nilai budaya bagi orang yang memakainya. Pakaian adat Jawa ini umumnya terdiri dari surjan atau beskap, blangkon, jarik, juga keris untuk pria. Sedangkan untuk wanita...
GOTONG ROYONG
Keterjagaan wilayah merupakan tanggung jawab setiap warga masyarakat. Masyarakat bahu-membahu untuk melestarikan lingkungan dan menjaga kebersihan. Kegiatan gotong royong menjadi bagian dari budaya masyarakat Kalurahan Selomartani dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan...
UJUNG
Ujung adalah salah satu tradisi yang dilakukan saat Hari raya Idul Fitri. Tradisi ini masih banyak dilakukan oleh masyarakat Kalurahan Selomartani. Ujung di sini adalah tradisi dalam bahasa Jawa, yang secara bahasa berarti “ngabekti sarana...
SYAWALAN
Syawalan adalah salah satu adat yang berkembang di masyarakat Kalurahan Selomartani. Syawalan adalah tradisi dimana masyarakat mengadakan acara halal bihalal di Bulan Syawal atau saat Idul Fitri. Biasanya Syawalan diadakan satu minggu setelah lebaran. Perbedaan...
REWANG
Secara bahasa rewang berarti tolong-menolong atau saling membantu. Dalam tradisi rewang, hal ini diartikan sebagai kegiatan tolong menolong orang yang sedang punya acara. Kegiatan rewang biasanya dilakukan apabila tetangga ada yang hendak melaksanakan resepsi pernikahan,...
TIRAKATAN
Tirakatan berasal dari kata “tirakat”, yang dalam budaya Jawa memiliki arti ngengurangi atau maksudnya mengurangi perbuatan yang buruk. Dalam hal ini masyarakat akan melaksanakan doa bersama dan memperbanyak berdzikir. Tirakatan dilaksanakan pada malam hari menjelang...
PUNJUNGAN / TONJOKAN
Adat pernikahan dalam kehidupan masyarakat Jawa dilakukan dengan prosesi yang cukup panjang. Tiap-tiap tahapan prosesi tersebut memiliki makna yang penting misalnya makna spiritual dan sosial. Salah satu kebiasaan masyarakat Jawa yang hendak mengadakan acara pernikahan...
SINOMAN / LADEN
Sinoman adalah sebutan bagi para muda-mudi di desa yang membantu secara sukarela dalam suatu acara. Sinoman biasanya dilakukan saat seseorang sedang punya “gawe” misalnya seperti pesta atau perayaan, kenduri, juga tahlilan. Di Kalurahan Selomartani, Sinoman...