Pakaian adat menjadi sebuah identitas bagi masyarakat. Pakaian adat mencerminkan nilai budaya bagi orang yang memakainya. Pakaian adat Jawa ini umumnya terdiri dari surjan atau beskap, blangkon, jarik, juga keris untuk pria. Sedangkan untuk wanita memakai kebaya dan jarik, hingga tambahan hiasan rambut. Pakaian adat ini membawa nilai penting masyarakat Jawa yang sopan dan berbudi luhur. 

Sebagai bagian dari pelestarian tradisi, masyarakat di Padukuhan Selomartani tidak meninggalkan pakaian adatnya. Masyarakat masih sering menggunakan pakaian adat agar tidak dilupakan dan untuk mengenalkan pada generasi-generasi muda. Pakaian adat ini umumnya dipakai saat perayaan dan acara-acara penting. Pakaian adat biasanya dipakai pada acara adat misalnya saat merti desa, sadranan, juga saat hari jadi Kalurahan Selomartani. Selain itu pakaian adat juga umum dikenakan saat perayaan pernikahan.