Salah satu teknologi tradisional yang masih bertahan di masyarakat adalah cobek. Cobek dan ulekan ini masih sangat familier di kalangan masyarakat sebagai alat dapur. Masyarakat Jawa menyebutnya sebagai cowek dan munthu. Cowek adalah alas yang berbentuk seperti piring, sedangkan munthu adalah alat untuk menghasluskan. Cobek bisa terbuat dari batu atau kayu, tetapi biasanya berasal dari batu andesit yang dipahat hingga menjadi cekung. Umumnya cobek digunakan untuk menghaluskan bumbu-bumbu dan rempah, misalnya untuk membuat sambal. Cara memakainya adalah dengan gerakan menekan dan menumbuk benda yang ingin dihaluskan. Kegiatan ini disebut sebagai “mengulek” dalam bahasa Indonesia atau “nguleg” dala bahasa Jawa, dan keduanya memiliki arti menghaluskan atau melembutkan.
COBEK