Keterjagaan wilayah merupakan tanggung jawab setiap warga masyarakat. Masyarakat bahu-membahu untuk melestarikan lingkungan dan menjaga kebersihan. Kegiatan gotong royong menjadi bagian dari budaya masyarakat Kalurahan Selomartani dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai luhur dalam masyarakat. Gotong royong akan membentuk sikap saling membantu, tolong-menolong, bekerja sama, dan mempererat silaturahmi antarwarga.
Gotong royong juga disebut sebagai gugur gunung oleh masyarakat Jawa. Gugur gunung sama halnya dengan kerja bakti. Masyarakat akan saling bekerja sama dalam kegiatan membersihkan lingkungan dan memperbaiki fasilitas desa yang rusak, misalnya membersihkan saluran sungai, memperbaiki jalan, membersihkan makam, mempersiapkan acara atau perayaan, dan sebagainya. Beberapa padukuhan juga secara rutin melakukan bersih desa untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Nilai-nilai penting kegotongroyongan masih dijaga dengan baik oleh masyarakat Kalurahan Selomartani. Gotong royong mengusung desa masih sering dilakukan untuk meringankan pekerjaan sembari bersilaturahmi. Gotong royong ini biasanya dilakukan untuk membersihkan lingkungan setelah hujan / banjir, membersihkan umbul, mempersiapkan acara merti, mempersiapkan acara peringatan kemerdekaan, dan banyak lagi. Meskipun gotong royong ini umumnya dilaksanakan oleh kepala keluarga atau para pria, ibu rumah tangga atau para wanita juga memiliki peran misalnya menyiapkan minuman dan hidangan kecil untuk orang-orang yang ikut serta dalam kegiatan gotong royong.

Gotong royong membangun masjid